seiring dengan detak jarum jam yang meniti dari detik kedetik. detak jantung para siswa smp pun berbunyi semakin keras dalam menanti pengumuman hasil ujian nasional , rasa dak dik – duk itupun semakin keras ketika tanggal udah mendekati 20 Juni 2009 , pasalnya menurut rencana Kelulusan SMP akan diumumkan pada hari tersebut.EEEE… ternyata hari Sabtu pada tanggal tersebut Sekolah memperoleh informasi bahwa Pengumuman ditunda dan penundaan ini pun tdk jelas sampai kapan. Padahal Orang tua siswa dan siswa pagi – pagi itu dengan semangatnya datang memenuhi undangan sekolah tuk nerima pengumuman, namun setelah menerima penjelasan sekolah mereka kembali pulang dengan langkah agak lunglai dan mungkin perasaannya pun agak kecewa .aduh… aduh ini menunjukkan BSNP semakin mundur ataukah karena kerjanya yang super hati, jeli dan teliti ?
Orang bijak mengatakan”manusia hanya mampu merencanakan dan Tuhanlah yang menentukan.
ataukah memang BSNP( Badan Standart Nasional Pendidikan ) dalam hal ini yang punya otoritas dalam melaksanakan UN punya slogan Alon – alon asal kelakon ? atau BNSP selalu ingat pesan nenek ” Sabar – sabar wong sabar iku subur ”
pengumuman unas smp ditunda
Ditulis dalam Uncategorized
TUYUL GUNDUL
Secara umum seseorang memangkas atau memotong rambut dg tujuan untuk merapikan, memperindah , atau sekedar mengikuti mode yg sedang ngetrend, namun dibeberapa tempat diwilayah Indonesia memotong rambut ternyata punya makna dan tujuan yg lebih dari itu .Oleh Karena itu kadang dalam pemotongan rambut oleh kalangan tertentu dilakukan melalui ritual tertentu .
Didaerah Wonosobo Jawa Tengah pemotongan Rambut pada anak yang berrambut gimbal dilakukan melalui ritual yang disebut dg RUWATAN dan pemotongan ini pun punya makna khusus yakni diantaranya untuk menghilangkan semua bentuk kesialan sianak karena masyarakat mempercayai bahwa jika tdk dilakukan pemotongan rambut anak tersebut akan mendapatkan kendala, penyakit dan bahaya
Didaerah Ampah Barito Timur Pemotongan rambut pada Bayi juga dilakukan melalui ritual khusus biasanya disertai dg pemberian nama kepada si jabang bayi oleh Masyaratat di Ampah peristiwa ini disebut TASMIYAHAN, Peristiwa ini dimaknai sebagai ungkapan rasa Syukur kepada Sang Pencipta yang telah menganugerahkan Sang Jabang bayi kepada keluarga tersebut.makanya kalau diundang tasmiyahan harus datang karena ada makan – makannya juga lho…
Bahkan ada Caleg atau Simpatisan Caleg yang merasa lolos dalam Pil Leg tahun 2009 ini mereka ber PLONCO ria alias PLONTOS alias PENGGUNDULAN ini pun dimaksud kan sebagai ungkapan Rasa Syukur atas kesuksesannya dalam“ mencuri” simpati rakyat ( tapi ingat pesan SIMBAH ya..nanti setelah duduk kursi empuk jangan biasa MLONTOS uang Negara ya NAKKKK…… )
Berbeda lagi dengan Pencukuran siswa SMP 1 Dusun Tengah yang dilakukan oleh Para Umar Bakri nya. Pencukuran ini bukan sebagai ungkapan rasa syukur atau membuang sial tetapi ini merupakan tindakan YANG MENDIDIK kepada para siswa laki – laki yang rambutnya panjang alias Gondrong dan yang modelnya amburadul.apalagi yang rambutnya dicat ( disemir ) jangan harap lolos dari Razia.( semoga aja Kak SETO MULYADI alias KOMNAS perlindungan anak setuju dengan ini ) Suwer.. Pokok nya ini semata agar anak selalu tampil rapi itu aja kok repot…. BUKANKAH RAPI JUGA MERUPAKAN BAGIAN SOPAN SANTUN ?.
Namun yang delematis ada aja anak yang neko – neko eee.. yang gondrong dirazia langsung dipangkas kok hari berikutnya justru ada yang PLONTOS alias GUNDUL alias PLONCO seperti TUYUL, tambah jalanya pun malah MEGAL- MEGOL , jadinya bingung nih gimana cara ngatasi ?
Ditulis dalam Uncategorized | Tag:ampah, GUNDUL, SMP1 AMPAH, TUYUL